Harga Kopi Tembus Rp 80.000 Segelas Akibat Perubahan Iklim, Kedai Kopi Pinggiran Gulung Tikar

1 Min Read
Photo by Picsum / The Newspaper

Hari Berduka Para Pencinta Kopi Susu Gula Aren

Bencana agrikultur yang sudah diprediksi para ilmuwan iklim ini resmi tiba menjemput. Gelombang panas ‘Super El Nino‘ ekstrem di benua Amerika Selatan dan sebagian besar wilayah sabuk kopi (Vietnam & Indonesia) telah memusnahkan hampir 40% panen biji kopi Robusta dan Arabika global tahun ini.

Akibat meroketnya tarif lelang komoditas di level pengekspor, harga segelas es kopi susu racikan paling standar di coffee shop Jakarta meroket tak wajar menjadi kisaran Rp 75.000 hingga Rp 90.000 per cup porsi reguler.

Opsi Kopi Laboratorium atau Teh Saja?

Imbasnya sungguh instan: Ratusan ribu kedai kopi skena independen pinggir jalan menutup gulung tikar karena sepi pembeli atau kesulitan menutupi Cost of Goods Sold (HPP). Untuk bertahan, beberapa waralaba raksasa mulai mencampur biji kopi asli dengan ‘Ekstrak Kopi Sintetis’ nabati asal lab bioteknologi, atau membujuk konsumen agar mencoba gaya hidup baru bergeser minum racikan matcha lokal.
Selamat jalan budaya nongkrong pagi hemat dengan kafein murni!

Share This Article