Resign Tidak Pernah Sekocak Ini
Tahun 2026 membawa tren baru dalam dunia kerja: resign dengan gaya! Baru-baru ini, sebuah tangkapan layar email pengunduran diri dari seorang karyawan agensi di Jakarta Selatan mendadak FYP di TikTok dan dibanjiri jutaan tayangan. Alih-alih menggunakan surat formal yang kaku, ia menggunakan AI untuk membuat pantun satire panjang berbalas-balasan yang menyindir halus jam lembur tanpa bayaran.
Tak disangka, HRD dan atasannya justru terhibur. Mereka bahkan membalas email tersebut dengan pantun AI serupa sebelum meresmikan perpisahannya. Netizen pun beramai-ramai meminta prompt AI yang digunakan karyawan tersebut.
Tren Corporate Core Era Baru
Fenomena ini menyoroti bagaimana Generasi Z perlahan mendekonstruksi kekakuan birokrasi korporat. Menggunakan teknologi AI seperti versi terbaru dari GPT atau Gemini untuk tugas sehari-hari sudah biasa, tapi memanfaatkannya untuk mencairkan suasana resign adalah level kreativitas yang patut diacungi jempol.
Banyak pengamat HR memprediksi bahwa keberanian berekspresi secara otentik lewat teknologi ini akan semakin jamak terjadi. Meski begitu, tetap ingat batas kesopanan ya, jangan sampai viral malah bikin kamu masuk blacklist HRD se-Indonesia!
