Revolusi Kesehatan Mental Media Sosial
Langkah ekstrem baru saja diuji coba oleh Meta di kawasan Eropa pada awall 2026, dan kini update tersebut resmi digulirkan secara asinkron di Indonesia minggu ini. Instagram mengeksekusi apa yang ditakuti para pemburu ketenaran instan: menghapus total visibilitas jumlah pengikut (followers), jumlah following, serta angka metrik Like pada setiap unggahan publik.
Pengguna tetap bisa melihat jumlah followers dan rekap analisis datanya sendiri secara privat melalui Creator Dashboard, namun angka tersebut disembunyikan bagi pengunjung profil (Hanya tertulis “Profile is Active” atau “Popular Creator”).
Tumpas Pasar Beli Followers Bodong
Menurut COO Instagram, kebijakan ini tak hanya untuk meredakan kepanikan mental gen-z dalam membanding-bandingkan angka popularitasnya dengan teman sejebaya, namun juga terbukti ampuh membunuh industri gelap Jual-Beli Followers Bot di pasar abu-abu internet.
Reaksi di tanah air terbelah. Para pengguna personal menganggap ini sebuah pembebasan. Di sisi lain, micro-influencer yang sedang merintis karir merasa “gelar kehormatan” mereka dilucuti, menyulitkan proses verifikasi portofolio saat berurusan dengan brand endorsement.
