Evolusi Modus Penipuan Digital
Jika dulu penipuan via chat hanya mengandalkan teks rayuan atau ancaman, tahun 2026 membawa teror siber ke level audio. Bareskrim Polri baru-baru ini memperingatkan masyarakat tentang lonjakan laporan penipuan berantai yang memanfaatkan Filter Deepfake Suara terintegrasi pada aplikasi WhatsApp Modifikasi (WA Mod) ilegal.
Sindikat penipu ini mampu mengkloning intonasi, gaya bicara, hingga logat daerah seseorang hanya dari sampel voice note berdurasi 3 detik yang pernah disebar korban di grup keluarga.
Pinjam Uang Pakai Suara Anak?
Modusnya sangat meyakinkan: Pelari akan menelepon atau mengirim voice note ke orang tua korban, dengan suara yang persis 100% milik anaknya, sambil menangis tersedu-sedu meminta transfer dana darurat untuk biaya rumah sakit atau melunasi tunggakan Pinjaman Online (Pinjol).
Pakar keamanan siber menyarankan pengguna agar tidak sembarangan menggunakan aplikasi WA pihak ketiga dan selalu menetapkan ‘Kata Sandi Darurat’ (password vocal) antar anggota keluarga untuk memverifikasi identitas saat menelpom dalam kondisi genting.
