‘Silent Disco’ Kini Ber-Evolusi Menjadi ‘Blind Disco’
Pemandangan dari luar gedung pertunjukan ini sungguh surealis. Berlokasi di bekas gudang kargo Kemayoran, ribuan remaja anak pensi berdansa berjingkrak-jingkrak, menangis terharu sambil berangkulan di ruangan beton kedap air tanpa instalasi lampu maupun sorot panggung raksasa di depannya.
Penjelasannya karena ini adalah event perdana ‘Meta-Rave Nusantara’. Mereka diwajibkan menyewa kacamata VR kelas berat (Head-Mounted Display) di meja masuk yang secara simultan menceburkan indera penglihatan dan audio mereka meresapi panggung musik simulasi di alam semesta antariksa, bertabur hujan komet merah yang bergoyang menari bersinergi dengan dentuman Bass-Drop EDM para Dj virtual.
Pengalaman Anti Polusi Suara
Acara ini disukai penduduk sekitar apartemen karena keheningannya (zona hening festival). Tidak terdengar suara bising sedikitpun bila helm pendengaran dilepaskan. Inilah paradoks bentuk perayaan ekstasi musik masa depan—menongkrong sendirian komunal di alam komputasi!
