Terima Cacian Demi Buktikan Ketenangan Diri Secara Pilkada Nasional
Panggung humor hiburan berani mengambil jalur ekstrim tahun elektoral ini. Komika papan atas (Comic) ternama nusantara malah dipesan menyewa ‘Private Room‘ dengan bayaran jasanya menyentuh seratus juta rupiah. Pekerjaan barunya? Diundang secara rahasia bertatap mata, membombardir Roasting cacian aib verbal level dewa terhadap Calon Legislatif maupun menteri partai dari oposisi tertentu.
Namun rupanya tujuan mereka bukanlah mencari ajang komedi publik murahan, melainkan merekrut komika yang mengulik Dark-Jokes paling rewel, lantas menuliskannya di teleprompter simulasi saat si pejabat berlatih menahan laju emosi nadi tensi jantung (Anger Management Bootcamp) sebagai ujian materi menatap debat kampanye debat televisi terbuka secara tajam.
Hiburan Sadis yang Tak Boleh Bocor
Beberapa politikus kolot ketahuan tak mampu melewati barisan ejekan keras anak skena tersebut. Ada kisah di mana seorang Bupati membanting gelas meja tatkala ‘kenakalan’ manipulasi proyek masa lalunya disinggung dengan balutan satire kocak tajam sang komedian muda, lalu mengusir komika itu diusahanya.
Tren “Banting Mental Sang Raja” berbayar ini kini subur merajai portofolio jasa dunia agensi tawa hitam hiburan.
