Cuaca Ekstrem Melanda Pulau Jawa, Fenomena Hujan Salju Turun di Puncak Gunung Semeru

1 Min Read
Photo by Picsum / The Newspaper

Kiamat Kecil Atau Cuma Distorsi Pusaran Iklim Biasa?

Kekacauan anomali alam menyentak gila geologis dunia ketika pendaki nekat merekam pusaran tirai butiran beku kapuk kapas putih es melambai deras meluber menyilimuti kepundan batu berpasir kawah Mahameru setebal lutut tebal pertengahan awal agustus kemarau panjang yang biasanya beringas gersang panas mencekik debu kemilau pijar magma mentari.

Pendaki tersebut viral menelurkan unggahan gemetar kedinginan di tengah padang sabana Edelweis Ranu Kumbolo yang memutih total membeku berkerak telaga kristalnya diselimuti gletser bongkahan tumpukan hujan badai salju tipis subtropis tak masuk deret nalar hukum alam geografi katulistiwa iklim pasifik tropis lebat!

Ribuan Wisatawan Dadakan Memaksa Mendaki

Badan Meteorologi (BMKG) segera menerjunkan Press Warning bahwa itu diyakini fenomena siklon Cold-Surge Blob-Vortex pecahan dari jebolnya gerbang bendungan udara super beku antartika kutub selatan menyasar ke utara. Membius logika dan nalar peringatan hipotermia SAR basarnas evakuasi, ribuan rombongan bus turis plat B (jakarta) dan turis manca malah berduyun menggedor paksa palang pintu penjagaan pos pendakian Lumajang demi tak mau rugi urung menancapkan plakat boneka (Snow-man) salju instagram foto di tengah derita bekian tanah jawa melekukkan bencana radang paru pembuluh kedinginan nyawa taruhannya kelengahan.

Share This Article